Gagal Perencanaan Proyek Air Bersih Maratua Berubah Asin

indonesiasatu, 05 Mar 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

BERAU - Sejumlah masyarakat kecamatan maratua kabupaten berau pertanyakan proyek pengembangan sarana dan prasarana air minum yang di bangun pemerintah di kampung tanjung harapan, kecamatan maratua kabupaten berau tidak jelas peruntukannya,

Seperti dikatakan seorang tokoh masyarakat kampung pak tongge pada saat crue media ini mendatangi kecamatan tersebut 01/03 2020. Iya mengatakan kegiatan pembangunan proyek ini suda beberapa kali di anggarkan yakni pada tahun 2017 dan 2018. Karna tidak bisa di nikmati warga sekitar, pada tahun kemaren yaitu 2019. Dianggarkan kembali yang menelan dana Rp, 2.7 miliar sekian, namun hasilnya sama seperti tahun tahun lalu, tidak berpungsi sesuai harapan masyarakat, yang lebih fatal lagi menurutnya,  air ini setelah di uji coba oleh pejabat dinas terkait yang mengalir dalam pipa bukan air tawar namun air asin.

Keterangan warga ini di perkuat lagi ketua RT 01. Teluk harapan mengatakan hal serupa, dikatakannya, pada saat uji coba air tersebut, posisi bak penampungan memang terisi penuh, sehingga pada saat itu air terlihat mengalir, namun sangat di sayangkan proyek yang menelan dana begitu besar terbengkalai, seharusnya ada petugas atau teknisinya yang stand by dini, tengo saja, suda hampir setahun kulo meter air terpasang di setiap rumah warga namun tidak berpungsi, bahkan ada yang duda mulai rusak, ujarnya.

Sementara itu pejabat pembuat komitmen(PPK)PUPR, kabupaten berau bidang pemgairan, Bapak Julius, ketika di temui diruang kerjanya pada 04/03. Waktu setempat, membantah kalau penyediaan sarana dan prasarana air minum d kecamatan maratua tdak berpungsi, karna menurutnya beberapa hari lalu di uji coba air tersebut mengalir, namun ketika awak media pelihatkan hasil investigasi, berupa vidio, foto dan rekaman baru disadarinya hal tersebut jelas tidak berfungsi/.

Untuk di ketahui dari sekian banyak pembangunan bidang sarana dan prasarana air bersih pedesaan dan kecamatan di kabupaten berau tak satupun yang bejalan normal, hampir semua gagal pungsi, tengo saja pembangunan sarana air bersih kampung teluk suleman kecamatan biduk biduktahun 2018. yang menelan anggaran mencapai rp. 25 miliar sekian, gagal pungsi, pengembangan sarana air bersih kampung tabalar,tahun yang sama, amggarannya mencapai, Rp, 16 miliar sekian, bendungannya jebol, gagal total, pengembangan sistim distribusi air pedesaan kampung buyung buyung-semurut tahun 2018. total anggaran, Rp, 32 miliar sekian, dan pada tahun 2019. Kampung tanjung harapan kecamatan maratua kembali gagal pungsi, ini akibat dari gagalnya perencanaan,( tim)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu